Beranda » Leci » Tanaman Buah Leci

Tanaman Buah Leci

Kode: leci Stok: Tersedia
Berat 2000 gram
Kondisi Baru
Kategori Leci
Dilihat 2.609 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
leci kom kebun bibit buah

Tanaman Buah Leci

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Rp 250.000
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Tanaman Buah Leci
leci kom kebun bibit buah Rp 250.000
Tersedia / leci
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Tanaman Buah Leci

leci kom kebun bibit buah

leci kom kebun bibit buah

Buah Lychee atau buah leci yang berasal dari  dari family Sapindaceae merupakan tanaman buah yang biasa tumbuh di daerah tropis atau sejuk dengan suhu udara kira-kira 9-19˚ C saat musim penghujan dan 25–33˚ C untuk musim kemarau karena tanaman ini memang membutuhkan cukup banyak air. Buah ini sangat menyegarkan dengan kandungan vitamin dan mineral 72 mg vitamin C per 100 gram buah. Sehingga dapat dikatakan bahwa kandungan vitamin C buah leci 40% lebih banyak dibandingkan buah jeruk.

Buah yang mungil satu ini mungkin belum banyak dikonsumsi secara langsung di Indonesia, masyarakat Indonesia biasanya hanya bisa merasakan buah leci sudah dalam bentuk olahan, seperti sirup atau minuman serbuk. Buah Leci adalah buah musiman yang termasuk dalam keluarga rambutan.

Image result for buah Leci site:blogspot.com

SYARAT TUMBUH 
Leci tumbuh baik di daerah sejuk. Tanaman ini membutuhkan cukup banyak air tetapi yang tidak tergenang. Jenis tanah yang cocok adalah tanah gembur yang berhumus sangat banyak. Tanah yang berat dan padat akan menghalangi pertumbuhan akar sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman ini. Curah hujan yang diinginkannya adalah yang tinggi, rata-rata 2.000 mm per tahun. Daerah dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 700 m di atas permukaan laut sangat cocok untuk pertumbuhannya. Suhu udara yang diinginkan adalah 9-19° C (di musim hujan) dan 25-33° C (di musim kemarau).
PENANAMAN
Penanaman Pencangkokan merupakan cara perbanyakan utama secara komersial, dan tingkat keberhasilannya biasanya tidak kurang dari 95%. Cara-cara perbanyakan lain ialah melalui penyambungan (berguna untuk pohon yang lebih tua yang tetap berproduksi), penempelan mata, dan penggunaan setek (untuk perbanyakan cepat suatu kultivar baru). Ketid-akserasian sering terjadi pada beberapa kombinasi antara batang-atasibatangbawah. Jarak tanamnya 6 m x 6 m (280 pohon/ha). Kultivar-kultivar yang lebih kekar ditanam dengan jarak tanam 9-12 m antar-baris dan 6 m antar-pohon (140-185 pohon/ha).
Kebun buah lici perlu diperjarang menjadi 70 pohon/ha, kepadatan kebun buah lici yang ditanam rapat harus diperjarang setengahnya sebanyak dua kali pada umur kira-kira 10 tahun dan 15 tahun. Tata laksana Kebun buah lici biasanya diberi pengairan, kecuali di Cina. Pasokan air ditahan untuk menjaga agar pucuk tetap istirahat selama 2-3 bulan sebelum munculnya perbungaan. Selama sisa waktu daur kehidupannya hendaknya jangan terjadi stres air.
PEMELIHARAAN
Pemupukan juga hendaknya membatasi pohon hanya sekali terjadinya pertumbuhan pucuk serempak setelah panen, mempertahankan agar pucuk berikutnya istirahat. Jadi kandungan N dalam daun hendaknya dipertahankan di bawah 1,5-1,8% sebelum malai bunga muncul. Untuk mendukung perkembangan bunga dan memperbaiki retensi buah, pemupukan dilakukan pada saat munculnya malai bunga dan setelah terbentuknya buah. Saat-saat pemupukan lainnya juga dinyatakan di Cina dan Afrika Selatan (sebelum dan sesudah panen). Jumlah pupuk yang dianjurkan untuk pohon yang berumur 5 tahun dan tumbuh normal adalah 200 g N, 89 g P dan 300 g K per tahun, meningkat menjadi 1000 g N, 300 g P dan 1400 g K per tahun pada umur 15 tahun. Standar pupuk daun yang dikembangkan untuk pohon yang sehat berproduksi tinggi di Australia adalah : 1,5-1,8% N, 0,14-0,22% P, 0,70-1,10% K, 0,60-1,00% Ca, 0,30-0,50% Mg. Pengeratan kulit pohon (cincturing) telah digunakan secara komersial di Cina, Thailand, Australia, Florida, dan Hawaii untuk memaksa pucuk beristirahat dan untuk memperbaiki pembungaan serta pembuahan.
PANEN
Leci tidak rontok setelah matang di pohon. Kematangan diperkirakan dari bentuk tertentu, warna kulit buah, tekstur kulit, dan aroma masing-masing kultivar. Suatu indeks kematangan yang didasarkan kepada nisbah gula/asam telah dikembangkan di Australia. Sebagian besar buah lici dapat dipetik dari pohonnya dalam waktu 1 minggu, dan dari satu kultivar dalam sebidang kebun buah rampung dipanen dalam 3 minggu. Kebanyakan petani lici menanam berbagai kultivar supaya dapat menyebarkan beban kerja pemetikan. Bulan April sampai Juni adalah musim panen di Thailand bagian utara. Di Bali, buah lici dipetik sekitar bulan Oktober; di Kalimantan Timur, buah lici dari pohon di hutan dapat dipungut pada bulan Februari-Maret. Di sebagian besar negara Asia, buah lici dipasarkan dalam ikatan tandannya.
Pengelompokan baku untuk butir yang tanggal-lepas sudah dikembangkan pada Australia. Hasil Hasil homogen-rata buat pohon lici berumur 10 tahun pada Queensland bagian selatan berkisar antara kira-kira 10-50 kg per pohon per tahun buat kultivar-kultivar yang berbuah nir teratur dan 30-80 kg per pohon untuk kultivar yg berbuah teratur. Hasil ini setara menggunakan 10,7-11,dua ton/ha per tahun, dengan jarak tanam yang sinkron dengan anjuran. Hasil 10 ton/ha dapat dipertahankan pada kebun butir lici yg dikelola menggunakan balk Al Guangdong (Cina), tetapi output rata-ratanya hanya kira-kira dua ton/ha per tahun. Penanganan pasca-panen Di Asia, buah lecy dipasarkan dalam keranjang bambu berkapasitas 22-25 kg buah, umumnya tanpa dimasukkan ke dalam kamar pendingin atau memperoleh perlakuan pascapanen, & dikonsumsi pada jangka saat 3 hari sehabis dipetik.
Buah Lecy akan kehilangan warna merah cerah dalam kulit buahnya & berubah menjadi coklat dalam beberapa hari sesudah dipanen, terutama bila kelembapannya rendah. Kelembapan yg tinggi cenderung menaikkan kebusukan pasca-panen. Untuk mempertahankan agar butir tidak menjadi coklat dan busuk, petani-petani lici di Australia merendam butir lici pada larutan 0,lima g benomil/l dalam suhu 52° C selama 2 mnt, khususnya buah-buah yg tidak dimasukkan ke dalam ruang pendingin pada rumah petani. Digunakan ‘punnet’ yang bertutup plastik; selapis tipis larutan tersebut telah relatif buat mempertahankan kelembapan, sebagai akibatnya butir-buah terhindar menurut perubahan warna sebagai coklat tanpa adanya pengasapan kondensasi dalam kemasan buah. Penyimpanan dalam suhu lima-8° C bisa memperpanjang ketahanan buah yg diharapkan hingga 4-6 minggu.

 

Tags: , , , , ,

Ditambahkan pada: 10 August 2018
Anda Mungkin Suka
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Chat via Whatsapp
Edi
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Edi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja